Posts

Showing posts from 2012

Sirkus Jalan Raya

Image
Naik sepeda motor.
Bapaknya pakai helm, anaknya enggak.
Bapaknya dilindungi helm. Anaknya dilindungi Tuhan.

Entah di mana saya baca ini, status facebook teman atau update twitter. Yang jelas kalimat-kalimat ini selalu terngiang di kepala saya.

Saya mengantar anak-anak ke sekolah dengan naik sepeda. Little A duduk di boncengan, sementara Big A mengendarai sepeda sendiri. Jarak dari rumah kami ke sekolah sekitar satu kilometer, melewati gang konblok di kampung dan kemudian sepotong jalan raya beraspal. Kawan seperjalanan kami di pagi dan sore hari adalah abang penjual tahu, sepeda motor berpenumpang empat, becak motor, angkot tua, dan SUV yang mengambil lebih dari separuh jalan. Masing-masing kawan seperjalanan ini selalu menyapa kami dengan klakson mereka. Ada yang menyapa sopan, dua kali 'honk' pelan, sekedar tanda kalau mereka akan menyalip kami. Ada yang memang suka mengklakson apa saja seperti siulan riang di pagi hari. Tapi ada juga yang mengklakson panjang memeka…

Bagaimana Mengajari Anak Menulis?

Image
Pertanyaan ini menghantui benak saya setelah menerima surat resmi dari Awe, yang isinya mengajak saya untuk menjadi penulis tamu di #31harimenulis, dengan tema menjawab pertanyaan (judul) di atas. Saya yang suka dengan tantangan dan sering ‘telan dulu kunyah belakangan’ langsung menyanggupi ajakan tersebut. Setelah saya bilang “iya”, baru saya kembali bingung, “Hmm.. iya ya, gimana caranya ya?” Yang belum kenal dengan saya, mari kita kenalan dulu. Panggil saja saya Mala, ibu dari dua orang anak, tinggal di Sydney dan travel-blogger di www.travelingprecils.com. Anak saya yang mbarep, Anindya, 10 tahun, punya blog sendiri di http://anindyaspointofview.blogspot.com.au.Tulisan-tulisannya dalam bahasa Inggris karena dia belum lancar menulis dalam bahasa Indonesia. Kembali ke pertanyaan di atas, saya yang punya ingatan pendek ini mencoba mewawancarai Anindya. Dia tentu lebih ingat daripada saya, bagaimana proses dia tertarik dan rajin menulis di blog. “Dulu apa sih yang membuat kamu rajin me…

Masuk ke Dunia Sihir Harry Potter

Image
Mobil Terbang yang dinaiki Harry dan Ron dan di film Harry Potter kedua
Liburan sekolah musim panas ini, Big A tidak sabar untuk pergi ke museum. Ya, museum di Sydney jauh dari kesan tua, keramat dan membosankan. Museum menjadi salah satu tujuan favorit liburan, dicintai anak-anak di sini karena display-nya menarik dan banyak aktivitas khusus untuk anak-anak.
Kali ini, Big A merengek minta pergi ke museum Powerhouse karena ada pameran Harry Potter. Big A, 9 tahun, adalah penggemar berat Harry Potter. Dia sudah membaca semua buku Harry Potter dalam bahasa Inggris dan menonton tiga film pertama. Saking nge-fans-nya, Big A sampai hafal dialog dalam film-film Harry Potter ini. Pameran yang di Australia hanya digelar di Sydney ini memajang koleksi properti asli film Harry Potter pertama sampai ke delapan. Di pameran, pengunjung juga bisa mencoba memasukkan bola Quaffle dalam permainan Quidditch, menarik tanaman Mandrake dan bermain-main di pondok Hagrid.

Tiket masuk ke pameran…